Sabtu, 10 Juli 2010

Sekitar dua belas jam kami menempuh perjalanan darat dari Semarang menuju Kota Cilegon, Banten. Pukul 19.00 kami berangkat dari Semarang—jadwal keberangkatan seharusnya pukul 16.30 namun molor 2,5 jam—dan tiba di Cilegon sekitar pukul 7 pagi. Sungguh perjalanan yang melelahkan, heum. Apalagi dalam perjalanan ini diwarnai insiden ketinggalan helm proyek yang seharusnya kami bawa saat kerja praktek di PT. Krakatau Steel (Persero), CIlegon. Dasar sial. Saat bus sampai di luar pintu tol—seperti yang diinstruksikan oleh junior kami yang anak CIlegon—kami langsung turun dan naik angkot menuju Krakatau Junction, mirip seperti mall yang dibangun di daerah industri Krakatau Steel. Turun di sana, persis seperti anak hilang, lontang-lantung kami pergi mencari alamat kos-kosan yang sudah kami pesan sebelumnya. Aku, Luqman, dan Bibit sambil membawa tas gedhe berisi barang-barang kebutuhan kami selama sekitar dua bulan lamanya menanyakan alamat kepada hamper setiap orang yang kami temui. Maklum, kami baru pertama kali menjejakkan kaki di Cilegon. Akhirnya sampai juga kami di Rumah Bapak dan Ibu Dodo, pemilik rumah yang akan kami tinggali. Orangnya ramah dan baik sekali, beliau mengatakan anggap saja seperti rumah sendiri dan jangan terbebani dengan adanya mereka berdua.

Kosku Dilihat dari Depan

Ternyata di rumah yang kami tinggali sudah ada mahasiswa yang juga melakukan kerja praktek di KS (Krakatau Steel), ada tiga orang yang menghuni kamar sebelah, ada Faka, Ahmad, dan Ile, anak Komunikasi UNS, Solo. Asik-asik orangnya, mereka bercerita tentang pengalaman mereka yang sudah mulai kerja praktek di KS mulai tanggal 5 Juli kemaren. Heum, dapat bocoran ni, apa aja yang harus dilakuin besok ketika kita akan kerja praktek.

Huih, capek setelah melakoni perjalanan jauh, kami pun meluangkan waktu buat istirahat. Namun, si Ahmad keburu ngajak sarapan di KJ (Krakatau Junction). OK lah, di sana kami bercerita tentang kami dan ia (si Ahmad) menceritakan pengalaman bagaimana susahnya mencari makan di sini, mencari warnet, photo copy, semua harus ke kota kalau mau melakukan banyak hal. Wuih, dengernya aja kami langsung begidik. Gimana nantinya ya. Selain itu, ia juga menceritakan bagaimana lelahnya kerja praktek di sini. Pokoknya melalahkan lah, ga bakalan ga ada kerjaan, hahah, gitu bercandanya. Heum, semakin menantang aja. Kami tidak sabar untuk segera memulai kerja praktek kami yang akan dilaksanakan Senin depan.

KJ (Krakatau Junction) - Tempat Anak Gaul Cilegon Berkumpul

KJ (Krakatau Junction) - Tempat Anak Gaul Cilegon Berkumpul