Hari Kedua, 16 Mei 2010, saat di mana semua tim “bertarung” untuk memperebutkan satu tiket ke babak final. Sepuluh tim sudah menyerahkan hasil yang mereka kerjakan semalam kepada panitia pukul 06.30 pagi. Setelah sarapan, semua tim dikumpulkan di ruang senat FMIPA ITS, untuk dilakukan pengundian nomor presentasi. Dag-dig-dug sudah menjadi irama wajib semua kontestan. Di sana sudah ada tim juri yang masing-masing adalah praktisi di dunia industri, yakni: Bp. Arief, Bp. Tony, dan Bp. Toto. Perwakilan tim dipanggil satu per satu untuk mengambil nomor undian.

Berikut adalah hasil undian presentasi case study stage 2 (semoga tidak salah, hehe):
1. GTR, USU (Universitas Sumatera Utara);
2. UAI, UAI (Universitas Al Azhar Indonesia);
3. LAKONE, ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember);
4. UNISSULA 1, UNISSULA (Universitas Sultan Agung);
5. IEGMUBETTER, UGM (Universitas Gajah Mada);
6. VIVAT TI, ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember);
7. UNISSULA 2, UNISSULA (Universitas Sultan Agung);
8. Redfans, UNDIP (Universitas Diponegoro);
9. Badak Jawa, UI (Universitas Indonesia);
10. Vijaya, ITB (Institut Teknologi Bandung).

Tim UNDIP mendapat nomor delapan, heum, masih lama, karena waktu untuk tiap presentasi adalah 35 menit: 15 menit presentasi dan 20 menit tanya jawab. Konyolnya, bukannya menyiapkan strategi atau materi atau bahan atau apa lah itu, tim UNDIP malah jalan-jalan ke GM (Galaxy Mall), Surabaya bersama teman-teman panitia, padahal yang lain pada kembali ke asrama untuk beristiahat karena semalam pada begadang. DASAR…

Puas berjalan-jalan di GM sampai pukul 13.00, tim kembali ke asrama, bukan untuk menyiapkan materi atau strategi, melainkan untuk…TIDUR, Gubrak. Pukul 14.30 panitia membangunkan mereka untuk diajak kembali ke ruang sidang FMIPA guna melakukan presentasi.Namun karena presentasi baru dimulai pukul 16.00, maka tim juga masih santai-santai,, emang..

Sesampai di sana, strategi dibentuk. Mujiya bertindak sebagai juru bicara (presentator), Melinda sebagai juru klik (operator), dan Luqman sebagai juru bantu (apa ya nama lainnya).
Presentasi yang dibawakan tim sangat menarik dan bagus, bahkan dipuji oleh salah satu juri, Bp. Arief, yang menyatakan dengan terang-terangan bahwa si presentator menguasai betul bahan, suasana, dan kondisi, malahan dianggap kalau manajemen waktunya sangat baik sekali. Sangat tepat, presisi, waktu yang diberikan dengan lamanya presentasi, sehingga panitia tidak usah memotong jalannya presentasi.

Saking senangnya, bahkan pertanyaan yang diajukan Bp Arief agak ngaco, mengenai filosofi mengapa menggunakan background gambar ini lah, mengapa lambang UNDIP ada di atas lah, sampai memuji mengenai tampilan bahasa asing yang menggunakan huruf miring, satu hal yang jarang ditemui pada kontestan lain. Namun tidak hanya pujian, kritik juga disampaikan pada juri lainnya, tentang penggunaan balanced score card yang tidak dimunculkan pada akhir presentasi, sebagai puncak dari hubungan kausalitas antar KPI.

Lantas bagaimana kabar selanjutnya,,,,
Pengumuman siapa tim yang lolos babak final adalah keesokan harinya, setelah kunjungan ke perusahaan,,,
Jadi deg-deg-an ne,,,

Heheh, tunggu kabar selanjutnya.