10 Maret 2010 M / 24 Rabi’ul Awwal 1431 H

Cerita dari LKTI UI 2010 masih berlanjut. Sekarang kita menginjak hari keempat aku di UI. Hari itu, Rabu, tidak ada perlombaan apa pun. Yang ada adalah para peserta diminta untuk ikut serta ke dalam seminar kecil-kecilan mengenai pengendalian bencana, dengan pembicara dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), ada Pak Priyo, Pak Nyoman, dan Pak Beny (kalo g salah, hehehe). Di mana Pak Priyo berbicara tentang BNPB, kerjaanya ngapain dan fungsinya dalam penanggulangan bencana. Sedang Pak Nyoman, karena seorang dokter lebih berbicara tentang medis dan ancaman bahaya kesehatan pasca bencana. Kemudian Pak Beny, sebagai ahli geologi, berbicara tentang kondisi alam Indonesia yang rawan bencana dan bagaimana konturnya dan cara mengatasinya.

Seminar berlangsung di Gedung Dekanat Lantai 2 Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Overally, seminarnya berjalan menarik, karena pembicaranya juga g garing, hehehe. Malahan Pak Beny sangat pandai mengocok perut mahasiswa dengan guyonannya dan “tips”-nya yang “belum tentu benar”, benar2 kocak tu orang. Acara selesai pukul 11.30 (kira-kira). Kemudian peserta digiring kembali ke Wisma Makara karena acara selanjutnya adalah jobfair yang akan diadakan di Sabha Widya, tempat lomba hari pertama berlangsung.

Kembali Ke Wisma Makara, peserta diajak ke tempat dimana jobfair berlangsung. Job fair ini sendiri berlangsung 2 sesi. Sesi pertama, pukul 08.00 – 14.00, di mana jobfair dibuka untuk umum, kemudian sesi kedua pukul 14.00 sampai selesai presentasi, di mana pesertanya adalah para peserta LKTI UI 2010.

Terdapat tiga perusahaan yang presentasi, yakni nielsen, perusahaan yang bergerak di bidang konsultan pemasaran dan survey pasar, kemudian samudra montaz, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur packaging kemasan pembungkus, dan accenture, perusahaan konsultan bidang ERP. Lumayan lah presentasinya, yang paling menarik menurutku adalah nielsen, di mana merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang survey pasar. Heum, gw banget tuh, pengukuran sampling, kuesioner, kualitas, dan tetek bengek tentang statistika.

Setelah jobfair berakhir, peserta dipersilakan untuk menikmati UI karena sampai pukul 16.00 adalah freetime. Tim UNDIP, dengan liciknya meminjam KTM panitia, anak UI, guna meminjam sepeda UI, hehehe. Kami berlima (bersama Radita, LO kami) berkeliling UI naik sepeda kuning. Tujuan utama adalah danau UI yang terdapat tulisan “Universitas Indonesia” besar terpampang. Apalagi kalo bukan foto2, hahaha. Dalam perjalanan kami bertemu UAI, Universitas Al-Azhar Indonesia, yang juga kabur dari Wisma Makara, namun mereka lebih elit karena naek mobil pribadi. Mereka sangat heran kok kita bisa pinjem sepeda ya, hahaha. UNDIP gitu loh, penuh dengan akal bulus, hahaha. Kita (UNDIP dan UAI) bertemu di Danau UI dan (seperti sudah ditebak) kita foto2 bareng, hehehe, biyar tambah akrab gitu. hoho

Sumpah, capek banget, udah lama g bersepeda, padahal itu deket banget lho, dari Wisma Makara ke Danau. Dalam perjalanan ngembaliin sepeda, kita bertemu dengan UMB (Universitas Mercu Buana) di danau dekat pemancingan. Setelah mengembalikan sepeda, kita langsung ke sana, dan mereka (UMB) juga kaget koq kita bisa pinjem sepeda ya. Mereka mencoba cara kita yang meng”akali” penjaga sepeda dengan “KTM palsu” (sebenarnya KTM nya asli si, tapi orangnya palsu, hahaha). namun apa lacur, mereka tidak bisa mengikuti jejak kita, karena….mereka masih memakai jaket almamater UMB, jadi ketahuan de kalo bukan anak UI. Dasar klowor. hahaha

Selesai capek bersepedaan, pukul 17.00 kita sudah harus kembali ke Sabha Widya untuk…pengumuman siapa tim yang lolos 6 besar! Wow, dag dig dug ne,,,, lolos apa tidak.

Tunggu kelanjutannya,