7 Maret 2010 M / 21 Rabi’ul Awwal 1431 H

Pukul 05.30 atau setengah enam, jadwal keberangkatan kereta yang akan mengangkut kami, peserta LKTI (Lomba Keilmuan Teknik Industri) asal Universitas Diponegoro menuju UI (Universitas Indonesia). Lomba yang rencananya akan dimulai pada tanggal 8 Maret 2010 itu akan dibuka pada tanggal 7 Maret 2010. Kami, peserta dari UNDIP yang beranggotakan empat mahasiswa (dua cowok dua cewek) plus satu dosen pembimbing, hampir saja tidak bisa mengikuti LKTI, dikarenakan kami hampir saja tidak bisa naik kereta gara2 telat sampai stasiun, hehehe (memalukan g sii). Dan itu semua penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah diriku, hehehe. Bahkan, kata Pak Satyo–dosen pembimbing kami–saya seumur hidup naik kereta baru kali ini naik kereta yang sudah jalan. Parah.

Sepanjang perjalanan saya dan Pak Satyo sibuk bercerita tentang ini itu, masalah LKTI lah, TI lah, HMTI lah, bahkan tidak jarang juga kita “ngegosip bareng”, hehehe. Tak terasa pukul 11.20 kita sudah sampai di Stasiun Gambir, Jakarta. Hal yang kita lakukan selanjutnya adalah…nunggu jemputan. Lama kami tunggu akhirnya kita dijemput juga kira-kira pukul 12.00 (parah juga yang jemput, masa tujuh orang mau dimasukin dalam satu mobil, sedan pula,,,heeeeuurr)

Sesampai di Wisma Makara, asrama sekaligus tempat lomba berlangsung, sudah banyak peserta lain yang sudah datang. Dari ITB, UNS, UMS, Andalas, Binus, dan lain-lain. Total peserta LKTI tahun ini sebanyak 20 universitas yang sebelumnya sudah diseleksi lewat paper yang dikumpulkan. Bangga rasanya bisa menjadi ke-20 universitas peserta LKTI, bersanding dengan universitas2 lain yang tidak kalah bagusnya (bahkan lebih bagus dari kita) dan secar sportif berjuang dan menunjukkan siapa yang terbaik di antara kita.

Sesi foto tiap tim yang mengambil tempat di depan Makara (nama lambang UI) juga menjadi menu utama siang itu. Kami juga didampingi oleh 2 orang LO (Liaison Officer) dari UI, yang bernama Radita dan Tria. Heum, semoga aja mereka betah dengan kami, hehehe, belum tahu aja gimana gilanya peserta dari UNDIP ini, hehehe.

Yang kasihan adalah dosen pembimbing kami, karena tidak boleh mendampingi, terpaksa si Pak Satyo ini terusir dari Makara, beliau pun akhirnya mencari penginapan dan menginap entah di mana,, hehehe (ngekos akhirya tu orang, ups).

Pukul 19.00 acara ramah tamah pun dimulai, semua peserta diajak ke sebuah ruangan (ruang anggrek namanya) untuk makan malam sekaligus berkumpul dengan peserta lain. Acara games yang diwarnai dengan canda tawa dan keceriaan ini menghiasi malam nan gelap itu. Sambil makan kami juga dihibur dengan alunan musik dari para “artis” asal UI. Acara berakhir kira-kira pukul 21.o0 dan dilanjutkan technical meeting bagi perwakilan masing-masing tim. Aku memutuskan tidak ikut techmeet karena…ngantuk, hehehe (dasar). Aku menunggu aja di kamar sambil tertidur,hehehe.

Dalam kamar, suasana akademis sangat terasa. Aku yang sekamar dengan Universitas Andalas, Padang, merasa terheran-heran sendiri. Soalnya, aku yang nyantae tiduran sambil menonton televisi, si Andalas sibuk belajar sendiri, Operations Management lah,  Ekonomi Teknik, itu lah, ini lah.. aku jadi malu sendiri..hehehe

Mas Mambo, sapaan akrab leader kami, yang baru saja menghadiri techmeet, langsung memberitahukan hasilnya kepadaku. Aku yang masih setengah sadar dan ngantuk, cuma bisa ber”iya-iya” ria sambil mendengarkan penjelasannya, hehehe. Pokoknya setahuku besok lomba aja, ada empat stage. Gitu,,,.Selebihnya ntar ditanyain besok aja, hehehe.

Ya sudah acara selanjutnya adalah tidur, meskipun peserta yang lain pada sibuk belajar, hehehe