PENGERTIAN

Mentoring merupakan suatu proses pembinaan berkelanjutan dalam kelompok-kelompok kecil (6–12 orang) oleh seorang Pemandu Mentoring (Pementor) yang I dalamnya terdapat proses evaluasi perbaikan secara rutin menuju terbentuknya pribadi yang benar secara aqidah, ibadah, dan akhlaq.

TUJUAN UMUM

Membentuk mahasiswa yang memiliki integritas dalam spiritual, moral, dan intelektual.

SARANA DAN METODE

*) Sarana dan Metode Wajib

-) GOM (Grand Opening Mentoring)

GOM dilaksanakan sebagai pembukaan mentoring yang diikuti oleh seluruh mahasiswa muslim calon peserta mentoring dan diadakan oleh BPMAI (Badan Pelaksana Mentoring Agama Islam) Fakultas

-) Pertemuan Pekanan

Dilaksanakan setiap pekan secara rutin dengan standard minimal pelaksanaan sebagai berikut:

  • Pembukaan

  • Tilawah Alquran

  • Penyampaian Materi

  • Diskusi

  • Penutup

-) Mentoring Bersama

Kegiatan ini dilaksanakan oleh PMJ (Pelaksana Mentoring Jurusan) dan wajib diikuti oleh seluruh peserta mentoring di jurusan/program studi tersebut. Pemateri bisa didatangkan dari luar (Ustadz) ataupun dari dosen yang berkapasitas mengisi materi agama.

-) Pembelajaran Alquran

Bisa dilaksanakan di dalam atau pun di luar pertemuan pekanan. Pembimbing bisa dari pementor itu sendiri atau pun mengundang orang luar yang berkapasitas.

-) Evaluasi Pekanan dan Mutaba’ah Yaumiyah

Evaluasi wajib dilakukan oleh pementor secara rutin tiap pekan melalui pengisian lembar Mutaba’ah Yaumiyah yang disediakan oleh BPMAI Fakultas.

-) Penugasan

Penugasan sebagai bagian dari penilaian mentoring wajib dilakukan oleh pementor. Macam dan jenis penugasan semuanya diserahkan kepada pementor dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dari BPMAI Universitas.

-) Ujian Akhir Mentoring

Ujian Akhir Mentoring diadakan serentak dan diikuti oleh semua mentoran. Dilaksanakan di akhir semester sekaligus sebagai penutup kegiatan mentoring untuk semester tersebut.

*) Sarana dan Metode Tambahan

-) Penggunaan Alat Bantu

Bertujuan untuk mempermudah mentoran dalam memahami materi mentoring, misalnya dengan penggunaan LCD (bila materi berupa presentasi), VCD, Kaset, dll.

-) Simulasi/games

Bisa dilakukan melalui beragam permainan yang berhubungan dengan materi yang disampaikan. Kreativitas pementor sangat dibutuhkan.

-) Silaturrahim ke Ustadz

Dilakukan melalui kunjungan ke Ustadz atau pun tokoh, atau bisa sebaliknya, dengan mengundang tokoh atau Ustadz tersebut ke forum mentoring. Tujuannya jelas untuk memberikan pemahaman materi yang lebih dalam kepada mentoran atau pun untuk mendapatkan solusi dari jawaban yang belum bisa diselesaikan/terjawab.

-) Diskusi Kontemporer

Berupa pembahasan isu/topik aktual melalui forum diskusi bersama.

-) Bedah Buku/Film

Bertujuan untuk mempermudah pemahaman mentoran terhadap materi mentoring yang disampaikan.

-) Rihlah

Kegiatan tafakkur alam dengan tujuan untuk lebih memahami kebesaran Allah swt. sekaligus sebagai bentuk relaksasi pikiran.

-) Olahraga

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai refreshing atau relaksasi pikiran.

KOMPONEN PELAKSANA

*) Pementor

Pementor adalah Mahasiswa Universitas Diponegoro yang telah lolos Test Rekrutmen Pementor yang dilaksanakan BPMAI Undip.

Kewajiban Pementor:

  • Memberikan materi mentoring melalui Pertemuan Pekanan secara rutin kepada mentoran sesuai dengan kurikulum mentoring yang telah ditetapkan.

  • Mengikuti setiap sarana pembekalan, koordinasi dan evaluasi Pementor, misalnya: Ma’had Pementor, Multaqo Pementor, Tahsin Pementor, dll.

  • Memberikan progress report mentoring setiap pekan kepada PMJ melalui pengisian Buku Mutaba’ah /Evaluasi yang telah disediakan.

  • Mengikuti forum pementor secara rutin satu bulan sekali yang dilaksanakan PMJ.

  • Melakukan koordinasi dengan PMJ secara berkala. Misalnya ketika tidak bisa mengisi mentoring dalam jangka waktu pendek atau pun panjang.

  • Melakukan variasi metode pelaksanaan mentoring.

Hak Pementor:

  • Mendapatkan perlindungan dan pengakuan dari BPMAI Undip.

  • Mendapatkan pembekalan selama proses mentoring berjalan.

  • Memiliki kebebasan memilih metode pelaksanaan mentoring, tentunya disesuaikan dengan kondisi kelompok mentoring serta arahan dari BPMAI.

  • Memberikan saran dan kritik kepada PMJ, BPMAI Fakultas, dan BPMAI Undip.

*) Mentoran

Peserta mentoring atau biasa disebut mentoran adalah seluruh mahasiswa/i baru Universitas Diponegoro yang beragama Islam. Setiap mentoran dikelompokkan berdasar hasil test pengelompokan mentoring pada awal sebelum proses mentoring berjalan.

*) Pelaksana Mentoring

Mentoring diselenggarakan secara terpusat di bawah pengelolaan BPMAI Undip yang merupakan Badan Semi-Otonom (BSO) INSANI (Indahnya Persaudaraan Islam) Undip.

Sebagai kepanjangan tangan dari BPMAI Undip, untuk Fakultas Teknik, pengelolaan mentoring dilaksanakan oleh BPMAI FT yang merupakan BSO dari FSMM (Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim). Sedang pada tingkat Jurusan/Program Studi, mentoring menjadi tanggung jawab langsung dari PMJ yang tergabung dalam Departemen Mentoring Rohis Jurusan/Program Studi.

SISTEM PENILAIAN

*) Komponen Penilaian:

  • Kehadiran (20%)

  • Keaktifan (10%)

  • Penugasan (10%)

  • Mutaba’ah Yaumiyah (20%)

  • Kemampuan Baca Alquran (20%)

  • Ujian Akhir Mentoring (20%)

*) Rentang Nilai

Untuk semua komponen penilaian di atas diberikan nilai dengan rentang antara 0 – 100

*) Total Nilai

Merupakan jumlah dari enam komponen penilaian mentoring dalam bentuk angka.

*) Transformasi Nilai

Merupakan nilai akhir mentoring dalam bentuk huruf.

A = 81 – 100

B = 61 – 80

C = 41 – 60

D = 21 – 40

E = 0 – 20

Keterangan:

Nilai D dan E = Tidak Lulus dan Wajib Mengulang Mentoring Tahun Depan.

Untuk mekanisme pengulangan mentoring diatur oleh BPMAI.